Hendro Martowardojo membeli 292.200 saham DGIK pada 28 September 2026. Dengan harga Rp137, investasinya mencatat capital gain Rp2,75 juta.
PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mengerjakan konstruksi sektor pertambangan, energi hingga pusat data
DGIK memperkuat diversifikasi ke tambang, energi, dan data center untuk menjaga pertumbuhan, dengan kontrak berjalan lebih dari Rp3 triliun.
Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) siap menyambut sejumlah kontrak proyek anyar pada tahun 2026.
Adapun, di tahun depan DGIK menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,6 triliun hingga Rp 1,9 triliun