Nafan meminta pelaku pasar untuk mencermati kinerja emiten tersebut ke depan. Misalnya, sentimen konflik geopolitik
BEI mengawasi empat saham NELY, NICL, FORU, GRPM yang mencatat kenaikan 20%‑96% setelah Unusual Market Activity.
Fortune Indonesia (FORU) fokus pada transformasi bisnis dan peningkatan kinerja operasional di tengah tekanan harga saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara alias suspensi perdagangan saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) per tanggal 12 Maret 2025.
Ketiga saham yang dipantau BEI: PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS).