Rights issue jumbo FORU menyerap 169,38 miliar HMETD, sementara 45,72 miliar hak tak dilaksanakan dan berpotensi memicu dilusi hingga 99,79%.
Pengetatan kuota produksi membuat aset batubara kian strategis, tercermin dari transaksi BYAN, SINI, dan FORU untuk mengamankan akses produksi.
Setelah kemarin (22/9), IHSG ditutup melemah, kini Rabu (23/9) IHSG rebound 1,56% ke 6.374. Saham MPLX dan FORU memimpin penguatan.
Harga teoretis FORU turun jadi Rp 131 akibat rights issue jumbo, dengan potensi dilusi pemegang saham lama hingga 99,78% jika tidak menebus hak.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) akan menerbitkan maksimal 215,09 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 126 per saham.