Karya Pacific Energy Tbk (IATA) memastikan kesiapan dana untuk melunasi pokok surat utang berupa obligasi senilai Rp 199,12 Miliar.
IATA membidik tambahan kuota produksi batubara hingga 2 juta ton setelah pengajuan revisi RKAB perusahaan memasuki tahap evaluasi akhir.
Karya Pacific Energy (IATA) resmi meluncurkan logo baru sebagai bagian dari transformasi identitas. Sebelumnya IATA bernama MNC Energy Investments
Adapun, pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan memasuki tahap evaluasi akhir.
Karya Pacific Energy (IATA) melaporkan telah mengajukan revisi RKAB dari pemerintah yang kini telah memasuki tahap evaluasi akhir.