Investor disarankan selektif, memilih saham fundamental kuat seperti BBCA, TLKM, BRMS, MYOR, dan CMRY.
Penurunan ini berdampak pada perlambatan pertumbuhan penjualan barang non-primer.Saham consumer staples (ICBP, MYOR, CMRY) direkomendasikan
Harga saham MYOR anjlok 19% sejak awal tahun 2026. Namun, dividen Rp60 per saham memberikan yield 5,88%, dua kali lipat bunga deposito.
Target laba bersih Mayora (MYOR) diproyeksikan melonjak 17,3% pada 2026. Rupiah melemah justru jadi pendorong utama kinerja perusahaan
MYOR menargetkan laba bersih Rp 3,41 triliun pada 2026. Strategi inovasi dan efisiensi jadi kunci pertumbuhan. Simak proyeksi lengkapnya!