Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dihadapkan pada tantangan fenomena El Nino atau kemarau panjang yang berpotensi memicu gagal panen.
Perusahaan penggilingan padi hanya memungut biaya penggilingan antara Rp 350 sampai Rp 1.000 per kilogram atau Rp 350.000 - Rp 1 juta per ton.
Pemerintah mempercepat penerapan PM-AAS di tengah ancaman El Nino kuat. Kesiapan pupuk, benih, dan penyuluh menjadi kunci menjaga panen.
BPS mencatat, realisasi luas panen padi pada bulan Juni 2026 mencapai 0,84 juta hektare, atau meningkat 6,93% dibanding Juni 2025
Bulog fokus menjaga kualitas stok beras 5,4 juta ton lewat kolaborasi dengan penggilingan padi dan penguatan sistem penyimpanan serta distribusi.