Penguatan indeks dolar AS atau DXY dinilai masih ditopang kombinasi sentimen safe haven dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Harga emas turun pada Senin (11/5/2026), seiring tidak adanya kemajuan dalam negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pergerakan pasar valuta asing (forex) pada Rabu (6/5/2026) menunjukkan pergeseran sentimen dari aset safe haven ke aset berisiko.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Iran belum sepenuhnya mendorong lonjakan harga emas.
Melansir Reuters Senin (20/4/2026), Indeks dolar AS naik ke level 98,38 mendekati posisi tertinggi dalam sepekan Senin