Walau didera tantangan, tingkat okupansi mal milik Summarecon ternyata masih cukup tangguh dengan bertengger di atas 90%.
Pengendali PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Semarop Agung menambah kepemilikan saham di emiten properti tersebut.
Sebelum transaksi, Semarop Agung punya 5,91 miliar saham SMRA setara 35,83%. Setelah transaksi, menjadi 5,94 miliar saham setara 36%.
Peluang pemulihan kinerja SMRA pada 2026 masih terbuka. Katalis pendukungnya, antara lain, realisasi marketing sales yang stabil di tahun lalu.
Kinerja PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) diproyeksikan bakal memulih pada tahun 2026. Simak rekomendasi sahamnya,