PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menargetkan pendapatan premi reasuransi bruto sebesar Rp 3,65 triliun di tahun 2026.
Tugu Insurance menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian PSAK 117 lewat strategi underwriting yang lebih prudent, optimalisasi portofolio.
Tugu Insurance mencatatkan posisi jajaran teratas dalam perolehan premi bruto untuk kini marine hull aviasi, energy offshore, dan properti.
Tugu Insurance menilai momentum promo akhir tahun berpotensi memberikan tambahan kontribusi terhadap premi asuransi kendaraan.
Tugu Insurance proyeksikan kinerja asuransi perjalanan naik berkat stimulus diskon tiket pemerintah & momen Nataru 2025, tumbuh 140% per Oktober.