Menurut analis BBRI dan BBNI relatif menarik karena valuasinya masih kompetitif dengan prospek pertumbuhan kredit dan laba yang solid.
Laba BNI (BBNI) Juli 2026 turun 13% akibat kenaikan biaya dana dan beban operasional, meski kredit dan laba 7 bulan masih tumbuh.
Laba bersih BNI (BBNI) naik 5,53% menjadi Rp12,52 triliun hingga Juli 2026, ditopang pertumbuhan kredit 27,01% yoy.
Saham BMRI, BBRI, BBNI, dan BBCA melemah, tetapi fundamental perbankan tetap kuat meski likuiditas dan biaya dana menjadi perhatian.
Saham bank besar menguat, dengan BBNI naik 3,9%. Maybank rekomendasikan buy saham BBCA, BBNI, BMRI, dan ARTO meski likuiditas mengetat.