Dalam menyambut hari raya, emiten yang menaungi merek dagang Tays Bakers ini akan memfokuskan penjualan pada area-area tertentu.
Emiten makanan ringan TAYS optimis hadapi 2026 dengan produk baru dan penguatan distribusi, targetkan kontribusi 37% dari inovasi produk.
Saham TAYS mulai bergerak naik sejak 12 Agustus 2025 ketika harganya mulai beranjak dari gocap ke Rp 52.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan ada tiga saham yang masuk ke dalam radar Unusual Market Activity (UMA).
BEI tetapkan status unusual market activity (UMA) terhadap saham Jaya Swarasa Agung (TAYS) dan Singaraja Putra (SINI)