Maruwai Coal menerbitkan obligasi Rp 2 triliun dengan bunga 8%–8,75% untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan kebutuhan operasional.
Pabrik coal-to-liquids (CTL) memerlukan modal besar yang baru kembali setelah bertahun-tahun beroperasi.
Perhapi: hilirisasi batubara menjadi bensin (coal to liquid) memungkinkan untuk dilakukan karena teknologinya yang sudah tersedia.
Rencana mengolah batubara menjadi bensin memungkinkan secara teknologi, tetapi pengembangan coal to liquid disebut masih menghadapi tantangan.
Indonesia has issued an additional mining quota of around 15 million to 20 million metric tons to three subsidiaries of coal miner Bayan Resources