Beberapa inisiatif yang dijalankan BLTZ antara lain peluncuran merchandise eksklusif, hingga pembaruan menu F&B yang lebih variatif.
Pembukaan ini diharapkan bisa menggairahkan kembali aktivitas rumah produksi (production house) dalam memproduksi dan merilis film-film nasional.
Perolehan laba bersihnya melesat 149,86% dari periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar Rp 11,5 milar.
Selain jaringan bioskop, manajemen CGV Cinemas melihat tren pertumbuhan bisnis F&B masih sangat menjanjikan ke depannya.
Pengelola jaringan bioskop CGV Cinemas, PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) bersiap menghadapi tahun 2026 melalui sejumlah rencana ekspansi.