Saham GGRM naik 18,68% YTD, namun potensi return hanya 2,8% dari target analis.Saham HMSP turun 18,24% YTD, tapi memiliki potensi return 52,8%
Analis menyebut sektor tembakau mencatatkan pemulihan profitabilitas pada kuartal I-2026 meskipun tekanan pada permintaan terus berlanjut.
Pada kuartal I-2026 laba bersih GGRM melonjak 1.378% YoY menjadi Rp 1,53 triliun, dari sebelumnya Rp 104,43 miliar di kuartal I-2025.
Margin PT Gudang Garam Tbk melesat di tengah lesunya daya beli masyarakat, saham GGRM kembali jadi incaran asing.