Penghambat pergerakan saham ICBP berasal dari pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan baku, serta potensi tekanan margin hingga akhir 2026.
Di tengah kenaikan biaya bahan baku dan volatilitas nilai tukar rupiah, ICBP diproyeksi masih mampu mencatatkan kinerja positif hingga akhir 2026.
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masih memiliki ruang untuk membukukan kinerja positif hingga penghujung 2026.
IHSG ambruk 1,13% atau terpangkas 73,54 poin ke level 6.461,15 pada penutupan perdagangan, Selasa (15/9/2026).