PT Kimia Farma Tbk (KAEF) siap memperbaiki kinerjanya di tahun 2026. Ini setelah KAEF mendapatkan dana pinjaman Rp 846 miliar dari Bio Farma.
Dampak dana segar sebesar Rp 846 miliar akan terlihat langsung pada perbaikan struktur keuangan Kimia Farma
Kasus yang menimpa WSKT dan KAEF menunjukkan garansi nama pemerintah terbukti tidak selalu mampu melindungi kepentingan pemegang saham ritel.
Rencana penggabungan Indofarma, Kimia Farma, dan Phapros berpotensi meningkatkan efisiensi dan memperbaiki struktur keuangan holding BUMN farmasi