Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi memberikan tekanan terhadap kinerja emiten farmasi, termasuk PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Besaran dividen PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mencerminkan rasio pembayaran atau payout ratio sekitar 26% dari laba bersih 2025.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai sebesar Rp 936,26 miliar atau Rp 20 per saham dari laba bersih tahun buku 2025.
Ketergantungan terhadap bahan baku impor inilah yang membuat biaya produksi terkerek naik, apalagi pelemahan rupiah terhadap dolar AS konsisten.