Setiap emiten memiliki prospek, struktur bisnis, fundamental, serta tingkat sensitivitas yang berbeda-beda terhadap akuisisi BYAN.
AALI mencatat lonjakan laba 56,5% pada semester I-2026. TAPG, LSIP, dan DSNG ikut tumbuh, sementara JARR dan PGUN masih tertekan.
Kinerja PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) turun sepanjang paruh pertama tahun 2026, penjualan bersih PGUN Rp 304,97 miliar per semester I 2026.
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) membidik pertumbuhan kinerja di tahun 2026. PGUN juga bersiap memenuhi batas minimum free float.