Saham TAPG turun 2,27% dalam sepekan, sementara Direktur George Oetomo justru menambah 450.000 saham senilai sekitar Rp 907,5 juta.
Prospek emiten CPO hingga 2027 masih ditopang B50/B60 dan harga CPO, tetapi risiko lahan, regulasi, produksi, dan biaya tetap membayangi.
Triputra Agro Persada (TAPG) mengumumkan aksi korporasi berupa penjualan dan pengalihan saham anak perusahaannya kepada PT Agraus Resources.
RUU Reforma Agraria menjadi overhang emiten perkebunan karena batas lahan dan kewajiban 20% HGU masih menunggu aturan turunan.