Kerugian ADHI tahun lalu berasal dari biaya non-operasional. Artinya kerugian itu merupakan hasil dari penyesuaian nilai wajar aset perusahaan
Untuk memperbaiki struktur keuangan, Adhi Karya berencana penguatan fokus pada bisnis inti melalui divestasi aset tertentu yang tengah dikaji.
Untuk setahun penuh 2024, ADHI mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp 60,09 miliar dari awalnya laba sebesar Rp 281,15 miliar.
Adhi Karya (ADHI) cetak rugi bersih hingga Rp 5,4 triliun di tahun 2025, melonjak drastis. Pembengkakan ini dipicu biaya non-operasional