PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) melihat peluang pengembangan bisnis panas bumi di Indonesia masih terbuka lebar.
BEI memasukkan saham MCAS dan FUTR ke radar pengawasan karena sahamnya bergerak tidak wajar alias unusual market activity (UMA).
Direktur FUTR Anggara Suryawan membeli 66,5 juta saham senilai Rp 15,29 miliar. Kini kepemilikannya naik menjadi 1,031% saham FUTR.
PT Futura Energi Global (FUTR) mempercepat ekspansi ke EBT dengan status PMDN. Rencana ini membuka peluang baru.