Kebutuhan keamanan siber di Indonesia terus berkembang seiring semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor.
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat organisasi membutuhkan pendekatan baru dalam melakukan pengujian keamanan.
ITSEC Asia (CYBR) memperluas lini usahanya ke pengembangan kecerdasan artifisial (AI) dan perangkat lunak.
BSSN mengungkapkan, terjadi 5,16 miliar anomali trafik siber di 2025. Kemampuan respons kini sepenting pencegahan.