Bumi Resources Minerals (BRMS) melaporkan kemajuan dalam konstruksi proyek tambang emas bawah tanah di Poboya, Palu, Sulawesi Tengah.
Katalis yang perlu diperhatikan ke depan mencakup kebijakan tarif AS, perkembangan persediaan LME dan COMEX, kebijakan The Fed dan arah dolar AS.
Analis menyebut secara keseluruhan, AMMN dan BRMS masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, terutama didorong oleh kenaikan bobot dalam indeks
Free Float Factor saham ARCI, AMMN, dan BRMS meningkat usai rebalancing indeks Global Gold Miners Index (GDX)