Katalis yang perlu diperhatikan ke depan mencakup kebijakan tarif AS, perkembangan persediaan LME dan COMEX, kebijakan The Fed dan arah dolar AS.
BNI turun 3,10% dan seluruh saham PER tertinggi LQ45 melemah dipimpin DEWA, sementara ANTM melawan arus pada 15 September 2026.
Asing mencatat net sell sebesar Rp 2,70 triliun sepekan, tetapi tetap memborong ANTM, AADI, PTBA, hingga TINS.
IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan pekan ini. Senin (14/9/2026) pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 11,25 poin atau 0,17% ke 6.532,66.