Kinerja emiten BUMN karya Q1 2026 beda arah. PTPP dan ADHI disebut lebih stabil, namun WIKA alami rugi membengkak.
PT PP (PTPP) mencatat laba bersih anjlok 15,01% di kuartal I-2026. Pendapatan usaha juga turun signifikan, ini rinciannya
PTPP mencermati dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) industri dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kelangsungan bisnis.
PTPP sedang mengkaji klausul kontrak untuk penyesuaian harga dan melakukan efisiensi untuk menjaga mutu serta target penyelesaian proyek.