Penguatan indeks dolar AS atau DXY dinilai masih ditopang kombinasi sentimen safe haven dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Harga emas turun pada Senin (11/5/2026), seiring tidak adanya kemajuan dalam negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pergerakan pasar valuta asing (forex) pada Rabu (6/5/2026) menunjukkan pergeseran sentimen dari aset safe haven ke aset berisiko.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Iran belum sepenuhnya mendorong lonjakan harga emas.