TOTL mengantongi kontrak baru Rp2,78 triliun hingga semester I-2026, ditopang proyek data center dan laba yang melonjak 54,6%.
Total Bangun Persada (TOTL) catat pendapatan semester I 2026 naik 22,75% dan laba bersih melonjak 54,60% menjadi Rp269,74 miliar.
Pelemahan rupiah kini mengancam biaya material konstruksi PT Total Bangun Persada (TOTL). Antisipasi dengan efisiensi dan pengelolaan biaya ketat.
Manajemen TOTL telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko apabila tekanan nilai tukar berlanjut.