Protelindo menerbitkan obligasi Rp 741,05 miliar untuk refinancing utang, modal kerja, dan capex, dengan kupon 7,55%-7,65% serta rating AAA(idn).
Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan aksi pembelian kembali saham atau buyback menjelang akhir 2026
Buyback maksimal emiten menara telekomunikasi itu sekitar 1,18 miliar saham. Ini setara 2% dari modal ditempatkan dan disetor TOWR.
Sarana Menara (TOWR) berencana buyback 1,18 miliar saham senilai maksimal Rp500 miliar pada 30 September-30 Desember 2026.