Kontribusi UNTR yang besar membuat pelemahan bisnis alat berat dan pertambangan menjadi faktor utama yang membebani prospek ASII.
Pada Januari-Mei 2026, penjualan alat berat merek Komatsu UNTR turun 28,05% secara tahunan atau year-on-year (yoy) jadi 1.690 unit.
Kinerja UNTR melambat pada 2026 akibat turunnya penjualan alat berat dan batubara. Pemulihan diharapkan dari emas dan diversifikasi bisnis.