Rencana pemerintah menarik sebagian keuntungan Danantara untuk disetorkan ke APBN dinilai menunjukkan adanya persoalan arus kas pemerintah pusat.
Model bisnis perseroan mampu menghasilkan kas (cash generative) tanpa mengandalkan strategi bakar uang untuk mendorong penjualan.
Pada kuartal II 2026, free cash flow turun drastis menjadi hanya US$784 juta, level terendah dalam beberapa tahun terakhir.