Pupuk Kaltim mengembangkan PLTS Atap berkapasitas 3,8 MWp untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi.
Penghematan sumber daya juga diharapkan memberikan ruang lebih besar bagi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan.
Sebelumnya Jerman melarang pemilik sistem tenaga surya bersubsidi mencampur daya dari atap surya dan jaringan listrik ke dalam baterai
PT Impact Pratama Industri Tbk (IMPC) menggenjot ekspor ke Australia dan Selandia Baru. Emiten ini memproduksi atap, pipa, plafon dan lain-lain.