Di harga INET saat ini, investor juga membeli ekspektasi keberhasilan ekspansi FTTH, data center, submarine cable, dan infrastruktur digital.
Masuknya INET sebagai pengendali baru membuka akses PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) ke ekosistem bisnis yang lebih luas.
PADA mendapat pinjaman Rp5 miliar dari Hibank untuk modal kerja proyek kabel fiber optik. Usai kabar ini, saham PADA dan INET kompak menyentuh ARA
DCII menjadi salah satu emiten yang paling relevan karena bisnis utamanya memang berada di sektor data center.