Pertumbuhan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan dan meningkatnya kontribusi penjualan bijih nikel dari Blok Bahodopi dan Pomalaa
Gangguan pasokan, kenaikan biaya logistik, ataupun lonjakan permintaan industri secara mendadak dapat kembali mendorong harga sulfur.
IHSG langsung anjlok dan melemah 243,017 poin atau 4,69% ke 4.942,088 dengan seluruh indeks sektoral melemah di pagi ini (19/10/2026)
Prospek saham emiten pertambangan logam atau metal mining pada sisa 2026 hingga awal 2027 diperkirakan bergerak selektif.