Sebanyak 901 saham ditutup melemah pada Senin (12/10). MBSS, CCSI, dan MAPB memimpin daftar top losers.
Indonesia cable stocks CCSI, KBLM, and JECC surge up to 35% as data center electricity demands are projected to double to 2,122 MW by 2026.
Aksi korporasi ini berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham tidak menggunakan HMETD, rentang maksimum 2,20%-9,27%.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi terhadap investasi, mengoptimalkan pemanfaatan rute kabel laut yang dimiliki Telkomo