BTN (BBTN) berhasil mempertahankan peringkat korporasi tertinggi di idAAA dengan prospek stabil dari Pefindo.
MDKA anjlok 5,57% jadi penurun terbesar LQ45, AMMN justru melesat 4,94%, sementara BBTN dan BBNI naik di atas 3% pada 14 September 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,24 poin atau 0,12% ke 6.678,20 pada akhir perdagangan Rabu (9/9/2026).
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) diprediksi masih menghadapi tantangan pada paruh kedua 2026 seiring normalisasi biaya kredit (credit cost).