Laba bersih Bangun Kosambi Sukses (CBDK) milik Aguan melonjak 47% di 2025, mencapai Rp 1,36 triliun.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan penurunan kinerja sepanjang tahun 2025. Pendapatan dan laba SMRA tercatat menyusut.
Laba BCA tumbuh 2,81% jadi Rp 9,2 triliun di Februari 2026, namun ini pertumbuhan yang kurang signifikan.
Penurunan laba bersih PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) murni dipicu oleh siklus normalisasi permintaan pasca-pandemi.