BMAS merugi Rp 247,21 miliar pada 2024.Pertumbuhan didorong ekspansi kredit, perbaikan efisiensi, kualitas aset, dan dukungan pemegang saham
Pada tanggal 27 Maret 2026, Bank Maspion telah menarik fasilitas pinjaman senilai US$ 85 juta dari total fasilitas US$ 285 juta.
Bank Maspion (BMAS) baru saja menerima suntikan dana US$ 285 juta dari KBank. Ini dampaknya pada likuiditas dan potensi ekspansi kredit ke depan.
Kinerja saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) meningkat setelah Kasikornbank (KBank) tingkatkan kepemilikan saham di Bank Maspion.